Cara Mengatasi Scabies Pada Kucing Dengan Bahan Alami

Apa yang anda ketahui tentang scabies pada kucing? Penyakit Scabies adalah penyakit kulit yang disebabkan parasit. Ini adalah sejenis kutu yang sering disebut tungau scabies ataupun sarcoptes. Jenis penyakit ini sering menyerang anjing, kucing dan kelinci bahkan bisa pula menular ke manusia. Untuk jenis tungau ini ada 2 macam yakni sarcoptes scabies juga notoedres cati scabies. Tungau ini mempunyai ukuran kecil sekali 0.2 – 0.4 mm, dan cuma bisa dilihat dengan menggunakan bantuan mikroskop dan dapat juga memakai kaca pembesar.

Seekor kucing yang terserang penyakit ini biasanya tandanya diawali dengan rontoknya bulu sekitar telinga kucing. Ada pula penumpukan kulit mati atau kerak tebal yang berwarna putih keabuan pada sekitar daun telinga. Terjadinya penumpukan kulit mati ini, adalah sebabkan invasi parasit sarcoptes scabiei pada lapisan yang ada di bawah kulit. Rasa gatal menyebabkan kucing sering menggaruk. Scabies pada kucing ini bisa cepat menyebar ke daerah baik sekitar wajah, hidung, leher dan kelopak mata.

Ciri ciri penyakit scabies pada kucing

Adapaun yang bisa kita ketahui sebagai tanda-tanda kucing terkena penyakit scabies terlihat dari bulunya. Bulu kucing akan rontok disertai menggaruk pada sekitar telinganya karena gatal. Di daerah pinggiran daun telinga kucing akan muncul kerak yang berwarna putih. Jika tak segera diobati secara cepat akan menyebar pada sekitar hidung, leher, kelopak mata hingga wajah. Tak menutup kemungkinan akan menyebar ke bagian telapak kaki juga daerah perut.

Terkadang banyak dari sebagian orang yang salah kaprah membedakan antara tungau scabies dan jamur ringworm. Cara yang paling mudah dalam membedakan penyakit kucing ini adalah scabies itu pada ujung kuping ada kerak dan ketika kita kerok perlahan-lahan, kulit mati akan terangkat dan bisa menyebabkan luka lecet.

Cara Mengatasi Scabies Pada Kucing

  • Bila punya banyak kucing, segera pisahkan kucing yang terjangkit scabies dan kucing sehat. Karena scabies ini bisa menular.
  • Bersihkanlah alat-alat grooming dengan mencucinya. Seperti sisir, kandang, sikat dan semua peralatan serta tempat yang sering dipakai pada kucing yang terjangkit scabies.
  • Hindarilah tempat penitipan hewan yang tak memiliki kebersihan yang baik.
  • Anda mandikan kucing pakai shampoo yang mengandung sulfur yang tersedia di petshop terdekat. Misalnya lime sulfur ataupun sebasol. Untuk memandikan nya setelah seluruh tubuh disampo kemudian di diamkan 10 sampai 15 menit. Kemudian bilas kucing dan keringkan. Langkah ini bisa dilakukan sampai seminggu sekali secara berturut-turut sampai sembuh total,. Waktu penyembuhan biasanya memakan waktu 1 hingga 2 bulan.
  • Salep yang memiliki kandungan petrolatum, permethrin, Triamcolone, derma tech juga gamexane.
  • Menggunakan minyak VCO, yang dapat anda peroleh di apotik century & guardian, minyak ini sudah terbukti manjur juga aman buat kitten, hamil ataupun menyusui. Untuk penggunaannya cukup dioleskan pada bagian terkena scabies.
  • Selain itu, cara paling ampuh yaitu injeksi atau suntik anti scabiesis. Ini hanya dapat ditangani dokter hewan. Suntikan scabies ini yakni jenis obat golongan avermectin diantaranya adalah suntik selamectin, suntik ivermectin, dan suntik doramectin. Ini biasanya dianjurkan dokter 2 kali selang waktu 2 minggu. Sesudah itu dijamin scabies kucing akan rontok semua. Jika kucing anda jumlahnya banyak dirumah, disarankan melakukan suntik scabies walaupun kucing lain tak terkena scabies, karena bisa ada kemungkinan tertular dan tak pernah tuntas. Suntikan ini khusus bagi penyakit scabies saja dan bukan untuk penyakit jamur lain seperti Ringworm.

Incoming search terms:

  • cara mudah menghilangkan scabies pada kucing
  • cara menyembuhkan scabies di kucing dengan mudah
  • cara ngilangin crabues pada kucing
  • cara obatin scabies kucing
  • gatal kucing telinga leher

Leave a Reply