Tips Jitu Cara Merawat Kucing Persia Kesayangan Anda

Bagi anda para pecinta kucing, memilih Kucing Persia dengan bulu yang indah memang ideal untuk dijadikan hewan peliharaan. Akan tetapi, jenis peliharaan ini memerlukan cara merawat kucing persia yang khusus agar membuat bulunya bisa sehat dan indah. Kucing Persia ini tergolong meiliki harga yang mahal dan biaya perawatan yang relatif tinggi.

Dan jika ini adalah pengalaman anda yang pertama kalinya mempunyai hewan peliharaan dan hewan itu adalah Kucing Persia. Jadi kami ucapkan selamat karena itu adalah lompatan kuantum buat anda. Dalam perawatan kucing persia merupakan satu hal yang sangat mutlak untuk anda perhatikan.Mengingat bahwa kucing ini cukup rentan terhadap penyakit. Disamping itu bulunya yang halus itu cukup mudah rusak jika anda tak merawatnya. Sedangkan untuk mengeluarkan biaya perawatan tak harus dengan merogoh uang banyak anda juga dapat meminimalisirnya. Tenang saja, tips berikut ini bisa membantu anda melewati hari dengan sahabat berbulu si kucing persia. Dijamin anda tidak akan menyesal memiliki sahabat selucu kucing ini.

Cara Merawat Kucing Persia Untuk Pemula

Di bawah ini akan kami sampaikan tips mudah untuk anda yang masih pemula dalam merawat kucing persia. Diantaranya adalah:

Selalu jaga Suhu dan Kelembababan Ruangan

Sangat penting sekali menjaga suhu dan kelembapan ruangan. Karena memengaruhi kesehatan si Kucing Persia yang memiliki bulu panjang dan lebat. Suhu dingin (20-24oC) akan membantu bulunya tumbuh baik, juga tidak mudah rontok. Sedangkan untuk kelembaban ideal (40%-50%) dapat membantu membunuh bakteriĀ  di ruangan.

Seka bulu kucing Persia menggunakan tisu bayi tiap hari

Kenapa memilih tisu bayi? Ternyata karena selain membuat bulu kucing berbau harum. Tisu bayi juga tidak menyebabkan alergi karena formulanya yang lembut.

Grooming Secara Rutin

Jika memelihara Kucing Persia maka perlu grooming setidaknya seminggu sekali. Kalau grooming sendiri di rumah, anda pastikan memakai sampo kucing yang sesuai. Gunakan sampo kucing anti kutu bila kucing terjangkit kutu dan sampo kucing yang biasa jika tidak berkutu. Selesai dimandikan, keringkan bulu menggunakan hair dryer. Pastikan menyisir bulunya setiap hari, dengan begitu bulu tak kusut dan yang sudah mati bisa terangkat. Meminimalisir resiko tertelan kucing saat ia menjilati tubuhnya. Grooming pada kucing sendiri juga bagus untuk membangun ikatan emosional anda dan si meong.

Kasih Makanan Yang Sesuai

Sebelum memberi makan bersihkan wadah setiap hari. Untuk berjaga dari diare, maka selalu beri minum air matang. Takaran makan yang pas dan sesuai kondisi tubuh. Karena Kucing Persia senang tidur, pastikan makanan itu taarannya pas dan luangkan waktu bermain agar kucing tidak rentan obesitas. Perilaku makan kucing tidak sama dengan manusia, kucing makan sedikit tapi sering. Untuk makanan yang tersisa di wadah pasti tidak menarik bagi kucing. Jadi tuangkan sedikit sedikit saja makanannya. Anda bisa menambahkannya bila sudah habis dan kucing ingin makan lagi.

Jangan Lupa Beri Vaksin Dan Obat Cacing

Selain perawatan yang disebutkan tadi, ternyata vaksin kucing penting untuk mencegah virus yang mungkin menjangkiti kucing. Vaksin pertama idealnya dilakukan ketika umur dua bulan. Dilanjutkan sebulan setelah vaksin pertama. Ini berfungsi untuk memperkuat kerja dari vaksin pertama. Kucing lalu disarankan untuk divaksin setahun sekali. Selain divaksin, pencegahan penyait kucing lainnya adalah pemberian obat cacing. Cacing cukup berbahaya bagi kucing dan gejalanya sering baru terdeteksi setelah lama terinfeksi. Cegah cacingan dengan memberi obat cacing tiga bulan sekali.

Leave a Reply